Tampilkan postingan dengan label JARINGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JARINGAN. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 September 2012

Layer TCP/IP

Dalam berkomunikasi data pada sebuah jaringan dibutuhkan sebuah protokol yang akan menghubungkan satu jaringan/host dengan jaringan/host yang lain. Salah satu protocol yang dipakai dalam berkomunikasi adalah TCP/IP. TCP/IP  merupakan  suite  protocol yang  digunakan  untuk  mengirim  data  antar komputer  dalam  jaringan  tanpa  adanya batasan  perangkat  keras  maupun  perangkat lunakProtokol ini memiliki 5 layer/lapisan yang masing-masing lapisan saling mendukung/berkomunikasi satu sama lain, layer tersebut adalah :
--> Application Layer
Merupakan layer tertinggi, berfungsi untuk mendefinisikan aplikasi-aplikasi yang dijalankan pada jaringan, oleh karena itu di dalam layer ini terdapat banyak protokol sesuai dengan banyaknya aplikasi TCP/IP yang digunakan. Beberapa contoh aplikasi TCP/IP yang berada pada layer ini adalah SMTP, HTTP, NNTP

--> Transport
Mendefinisikan cara-cara untuk melakukan pengiriman data antara end to end host secara handal. Lapisan ini menjamin bahwa informasi yang diterima pada sisi penerima adalah sama dengan informasi yang dikirimkan pada pengirim.
--> Internet
Mendefinisikan bagaimana hubungan dapat terjadi antara dua pihak yang berada pada jaringan berbeda seperti Network Layer pada model OSI

--> Network
Mengatur penyaluran data frame-frame pada media fisik yang digunakan secara handal. Lapisan ini biasanya memberikan servis untuk deteksi dan koreksi kesalahan dari data yang ditransmisikan. Beberapa contoh protokol pada lapisan ini adlah X.25;Jaringan publik, Ethernet:jaringan ethernet, AX.25 untuk jaringan paket radio dan sebagainya.
--> Physical
Lapisan terbawah yang mendefinisikan besaran fisik seperti media komunikasi, tegangan, arus dan sebagainya. Lapisan ini memiliki variasi yang berbeda-beda tergantung pada media komunikasi pada jaringan yang bersangkutan. TCP/IP bersifat fleksibel sehingga dapat mengintegrasikan berbagai jaringan dengan media fisik yang berbeda-beda. Beberapa contoh dalam lapisan ini adalah : Ethernet card, Switch/Hub dan peralatan fisik lainya

@Berbagi ilmu dan pengalaman

Rabu, 19 September 2012

Mengenal MVC

MVC (Model View Control) merupakan metode/cara yang biasa digunakan oleh para programmer dalam pembuatan program yang terstruktur. MVC memiliki tiga bagian, sebagai berikut :

--> Model berfungsi sebagai tempat core program, bertanggung jawab mengelola data, mengambil dan menyimpan entitas yang dibutuhkan aplikasi, yang biasanya dari sebuah database dan berisi logika yang dimplementasikan dalam sebuah aplikasi. Model akan memproses semua inputan yang dilakukan oleh user/client

--> View berfungsi sebagai interface/antar muka antara aplikasi/model dengan user, bertanggung jawab untuk menampilkan data yang disediakan model dengan format tertentu, dan sebagai tempat inputan user. View memiliki penggunaan y`g sama dengan beberapa modul template yang ada dibeberapa aplikasi web populer, seperti wordpress, jomla dan aplikasi web yang lainya 

--> Control berfungsi sebagai penghubung/jembatan antara model dan view, berupa kelas(pengendali) yang bertugas mengatur/mengendalikan inputan user. Controller menerima request/inputan dari user/client, memanggil model untuk melakukan operasi yang diminta, selanjutnya akan dikirimkan pada view. View memformat data untuk disajikan/ditampilkan kepada user (dalam aplikasi web sebagai sebuah keluaran html).

@Berbagi ilmu dan pengalaman

Rabu, 12 September 2012

Arti VLAN

Dalam jaringan yang saat ini sudah komplek dan terbatasnya jumlah node yang bisa digunakan dalam sebuah jaringan lan, menuntut adanya sistem/cara/model baru dalam menangani masalah tersebut, salah satunya adalah dengan menggunakan VLAN (Virtual LAN).
Saya sendiri baru belajar VLAN, awal saya mengetahui VLAN adalah saat magang disebuah perusahaan  kimia, dan kali ini saya ingin berbagi dengan saudara/i tentang ilmu yang saya dapatkan.
VLAN merupakan salah satu metode/model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik karena bersifat virtual, sehingga suatu network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa mengikuti lokasi fisik jaringan. Penggunaan VLAN menjadikan pengaturan/konfigurasi jaringan menjadi fleksibel yang dapat dibuat segemen sesuai dengan organisasi/departemen, tanpa harus bergantung pada lokasi. Untuk memudahkan pemahaman VLAN, saya sendiri mengartikan bahwa VLAN adalah suatu metode pengelompokan 2 atau lebih alamat ip dalam satu range/area (sesuai dengan tipe yang digunakan). Teknologi VLAN biasa digunakan pada perusahaan yang memiliki jaringan LAN dalam skala besar yang terbatas alamat IP yang digunakan, akan tetapi VLAN juga bisa digunakan untuk jaringan yang berskala kecil.

@Berbagi ilmu dan pengalaman

Tipe Teknik Routing

Routing merupakan metode untuk menentukan jalur pengiriman paket data dalam suatu jaringan dan juga menentukan jumlah host dalam jaringan. Ada 2 jenis atau tipe dalam teknik routing, sebagai berikut :
--> Static Routing
Tipe/jenis routing yang dalam metode menentukan jalur dibuat secara manual oleh administrator jaringan dalam tabel routing. Dan apabila terjadi perubahan jalur maka administrator mengubahnya secara manual. Tipe ini biasa digunakan pada perusahaan-perusahaan besar yang memiliki data- data penting dalam jaringan, hal ini dilakukan karena routing statis lebih aman dari serangan seperti spoofing. Adapun kelemahan dari routing statik adalah rentan terhadap kesalahan penulisan dibanding routing yang akan dijelaskan berikut ini (routing dinamis)
--> Dinamic Routing
Teknik routing yang secara otomatis akan menentukan jalur yang terbaik dalam pengiriman paket data, akan tetapi sebelumnya harus diatur secara manual terlebih dahulu oleh administrator, setelah itu ketika ada perubahan jalur maka secara otomatis router akan membuat jalur sendiri untuk meneruskan paket data yang akan dikirimkan. Keunggulan dari routing dinamis adalah mudah dalam mengatur network yang besar, adapun kelemahanya membutuhkan bandwith yang cukup besar.

@Berbagi ilmu dan pengalaman

Selasa, 11 September 2012

Prinsip Kerja VPN

VPN (Virtual Private Network) merupakan salah satu metode yang digunakan untuk berkomunikasi dalam jaringan komputer dalam hal ini adalah internet secara aman dan nyaman. Sebagaimana namanya, segala hal yang berhubungan dengan jaringan tidak lepas dengan IP, di dalam VPN terdapat dua ip yang digunakan yaitu ip public (internet) dan ip private (LAN). Adapun penerapan VPN biasanya banyak terdapat pada sekolah, perusahaan, organisasi dan lembaga lain terutama yang bersifat profit. Hal ini dikarenakan selain keamanan dan kenyamanan (bersifat virtual dan private/privasi), VPN juga mudah diimplementasikan dengan biaya yang cukup murah.
Prinsip Kerja VPN
Perlu diketahui bahwa VPN memiliki dua macam yaitu VPN client dan VPN server (penghubung antar PC) dan prinsip kerjan VPN dibagi ke dalam dua kategori, sebagai berikut :
--> Jaringan Global (Luas)
internet <—> VPN Server <—-> VPN Client <—-> Client
--> Jaringan LAN (Menghubungkan 2 komputer secara private dengan jaringan internet)
Komputer A <—> VPN Clinet <—> Internet <—> VPN Server <—> VPN Client <—> Komputer B
Perlu diingat semua koneksi diatur oleh VPN server oleh karena itu dibutuhkan VPN Serveryang memiliki kemampuan cukup tinggi dibanding dengan VPN Client agar koneksi berjalan lancar.

@Berbagi ilmu dan pengalaman